BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Tanah Bumbu terus mematangkan berbagai persiapan guna memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat, khususnya pada jalur-jalur strategis yang diprediksi mengalami lonjakan volume kendaraan.
Kepala Dishub Tanah Bumbu, Dwi Dibyo Raharjo, mengatakan pihaknya telah mengintensifkan pemeliharaan sarana dan prasarana transportasi, baik di terminal penumpang maupun pelabuhan feri.
Menurutnya, peningkatan kualitas fasilitas menjadi salah satu prioritas utama agar masyarakat dapat merasakan kenyamanan selama perjalanan mudik.
“Perbaikan kami fokuskan pada ruang tunggu terminal, penyediaan informasi perjalanan yang lebih jelas, serta penataan area parkir agar lebih tertib. Harapannya, masyarakat merasa lebih nyaman dan aman saat menunggu keberangkatan,” ujarnya, pada Senin (16/3/2026).
Selain peningkatan fasilitas, Dishub juga memberikan perhatian serius terhadap aspek keselamatan lalu lintas. Hal ini dilakukan melalui optimalisasi penerangan jalan serta pengawasan di titik-titik rawan kecelakaan.
Sebanyak 105 titik Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di jalur perbatasan Batulicin–Banjarbaru, khususnya di wilayah Desa Tamunih, dipastikan berfungsi dengan baik. Penerangan ini diharapkan mampu meningkatkan visibilitas pengendara, terutama pada malam hari.
“Penerangan jalan menjadi faktor penting dalam menekan risiko kecelakaan. Karena itu kami pastikan seluruh PJU di jalur utama dan alternatif berfungsi optimal,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Dishub Tanah Bumbu juga menjalin koordinasi intensif dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) guna memastikan kondisi infrastruktur jalan tetap aman dan layak dilalui.
Sinergi antarinstansi ini dinilai krusial untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan, seperti kerusakan jalan maupun hambatan lainnya di jalur mudik.
Berdasarkan hasil pemetaan, sejumlah titik yang memerlukan pengawasan ekstra meliputi tikungan di Desa Sekapuk Kecamatan Satui, tikungan Desa Batu Ampar, tikungan Desa Pakatelu di Kecamatan Kusan Hilir, kawasan jembatan Desa Batulicin Irigasi di Kecamatan Simpang Empat, serta jalur alternatif Batulicin–Banjarbaru.
Dishub juga mengimbau para pemudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan, termasuk memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima serta mematuhi rambu lalu lintas.
Dengan berbagai langkah yang telah disiapkan, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan lancar, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (Rel)