BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memaparkan capaian kinerja pembangunan daerah yang menggembirakan dalam Rapat Paripurna DPRD dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu, di Gedung DPRD setempat, pada Senin (6/4/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah, Yulian Herawati, menyampaikan bahwa arah pembangunan daerah tahun 2026 mengacu pada tema Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), yakni “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Daya Saing melalui Peningkatan Kualitas Pendidikan, Keterampilan, Ketersediaan Lapangan Kerja, Ketahanan Pangan, dan Pelayanan Kesehatan.”
Tema tersebut selaras dengan semangat Hari Jadi ke-23 Tanah Bumbu, yaitu “SDM Tangguh, Ekonomi Tumbuh, BerAKSI Bersama Membangun Tanah Bumbu yang Maju dan Berdaya Saing.”
“Di usia ke-23 ini, Pemkab Tanah Bumbu terus berupaya mengoptimalkan seluruh sumber daya dan potensi daerah untuk mewujudkan Tanah Bumbu yang maju, makmur, dan beradab. Kami juga berkomitmen meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan guna mencapai visi pembangunan hingga 2029,” ujar Yulian.
Salah satu capaian yang menonjol adalah pertumbuhan ekonomi daerah yang mencapai 5,52 persen pada tahun 2025, menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir. Sebagai perbandingan, pertumbuhan ekonomi Tanah Bumbu tercatat sebesar 4,23 persen pada 2021, meningkat menjadi 5,45 persen pada 2022, kemudian 4,84 persen pada 2023, 4,82 persen pada 2024, dan kembali melonjak pada 2025.
Selain itu, realisasi kinerja pembangunan daerah mencapai 81,20 persen dengan kategori sangat berhasil. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2025 juga menunjukkan capaian positif di angka 75,09 yang masuk kategori tinggi.
Di sektor sosial, angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 3,13 persen, sementara kondisi keamanan dan ketertiban daerah tetap terkendali hingga 100 persen.
Dalam bidang pendidikan, rata-rata lama sekolah masyarakat mencapai 8,44 tahun, dengan harapan lama sekolah sebesar 12,80 tahun. Sementara itu, usia harapan hidup masyarakat tercatat 74,44 tahun, mencerminkan peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Dari sektor pertanian, produksi padi gabah kering giling mencapai 58.749 ton, dengan produksi beras sebesar 34.760 ton. Di sisi lain, Pendapatan Asli Daerah (PAD) mengalami pertumbuhan signifikan sebesar 18,59 persen.
Kemajuan pembangunan desa juga terlihat dari Indeks Desa Membangun (IDM), di mana 110 desa berstatus mandiri, 33 desa maju, dan 9 desa berkembang, serta tidak ada lagi desa dengan status tertinggal di Tanah Bumbu.
Pemerintah daerah menegaskan bahwa capaian ini merupakan hasil sinergi antara legislatif, eksekutif, serta dukungan penuh dari masyarakat.
“Keberhasilan ini adalah buah kerja bersama. Mari terus memperkuat kolaborasi dan mempercepat pembangunan demi mewujudkan Tanah Bumbu yang semakin maju, makmur, dan berdaya saing,” tutupnya. (Rel)