BATULICIN, POSKOBatulicin.id– Kabupaten Tanah Bumbu kembali menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi. Turnamen Orado Championship Se-Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2026 resmi digelar di Area Parkir Bandara Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, pada 14–15 Agustus 2026. Sebanyak 48 peserta dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan ambil bagian dalam kejuaraan tersebut. Kehadiran para peserta tidak hanya menghadirkan persaingan olahraga, tetapi juga menambah semarak aktivitas masyarakat sekaligus memperkenalkan Tanah Bumbu sebagai daerah yang aktif mengembangkan olahraga dan kegiatan positif bagi generasi muda.
Turnamen dibuka secara resmi oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Administrasi Umum Setda Tanah Bumbu, M. Yamani, pada Jumat (14/8).
Dalam sambutan Bupati yang disampaikan M. Yamani, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memberikan apresiasi atas terselenggaranya Orado Championship sebagai salah satu wadah pembinaan dan pengembangan olahraga di daerah.
Menurut Bupati, keberadaan turnamen seperti ini memiliki manfaat yang lebih luas. Selain menjadi ruang kompetisi untuk mengasah kemampuan atlet, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana rekreasi positif yang melibatkan masyarakat.
“Diharapkan turnamen orado dapat menjadi agenda rutin tahunan, sehingga semakin banyak masyarakat yang terlibat dan merasakan manfaatnya,” ucapnya.
Bupati juga menilai kegiatan olahraga memiliki peran penting dalam membangun semangat persatuan dan kebersamaan. Pertemuan atlet dan masyarakat dari berbagai daerah melalui sebuah kompetisi diharapkan semakin mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan di Kalimantan Selatan.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Bupati menyampaikan penghargaan kepada DPD KNPI Kalimantan Selatan serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mempersiapkan dan menyukseskan pelaksanaan turnamen.
Apresiasi juga diberikan kepada seluruh peserta yang datang dari berbagai kabupaten/kota di Kalimantan Selatan untuk berkompetisi secara sportif sekaligus turut memeriahkan kegiatan di Tanah Bumbu.
Sementara itu, Ketua ORADO Tanah Bumbu, Hendri, mengungkapkan bahwa perkembangan olahraga tersebut di Tanah Bumbu mulai menunjukkan hasil yang membanggakan.
Ia menyebutkan, atlet Orado Tanah Bumbu sebelumnya telah mendapatkan kepercayaan untuk mewakili Kalimantan Selatan dalam kejuaraan tingkat nasional. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet di daerah memiliki potensi untuk terus dikembangkan.
Hendri berharap dukungan pemerintah daerah, organisasi olahraga, dunia usaha, serta berbagai pihak lainnya dapat terus diberikan sehingga pembinaan Orado di Tanah Bumbu semakin kuat.
“Harapannya Orado semakin berkembang dan mampu mencetak atlet-atlet berprestasi hingga tingkat nasional,” ujarnya.
Menurutnya, kompetisi tingkat provinsi seperti Orado Championship menjadi momentum penting untuk memberikan pengalaman bertanding kepada atlet sekaligus membuka ruang bagi munculnya bibit-bibit baru.
Turnamen Orado Championship Se-Kalsel 2026 merupakan hasil kolaborasi ORADO Tanah Bumbu, DPD KNPI Kalsel, dan HIPMI Tanah Bumbu, dengan dukungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan KONI Tanah Bumbu.
Untuk menambah motivasi peserta, panitia menyediakan total hadiah sebesar Rp25 juta.
Rinciannya, juara pertama mendapatkan hadiah Rp10 juta, juara kedua Rp7 juta, juara ketiga Rp5 juta, dan juara keempat Rp3 juta.
Besarnya hadiah tersebut turut menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta yang ambil bagian dalam kejuaraan.
Digelar di kawasan Area Parkir Bandara Bersujud, turnamen ini juga memberikan warna tersendiri bagi aktivitas masyarakat Tanah Bumbu. Kejuaraan tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi turut menghadirkan suasana hiburan dan rekreasi bagi masyarakat.
Kehadiran peserta dari berbagai daerah secara tidak langsung turut memberikan dampak positif terhadap aktivitas ekonomi dan promosi daerah. Para peserta dan pendamping yang datang ke Tanah Bumbu memiliki kesempatan mengenal lebih dekat berbagai potensi yang dimiliki Bumi Bersujud.
Dengan konsep tersebut, Orado Championship diharapkan tidak berhenti sebagai ajang pertandingan semata. Kegiatan ini dapat berkembang menjadi agenda tahunan yang mampu menggabungkan pembinaan olahraga, rekreasi masyarakat, silaturahmi antardaerah, sekaligus promosi potensi Tanah Bumbu.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap semakin banyak kegiatan olahraga berskala regional maupun nasional dapat diselenggarakan di daerah. (rel)