BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Suasana ceria dan penuh semangat mewarnai kegiatan di TK Syiona School, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (27/8/2026).
Bunda PAUD Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, hadir bersama anak-anak untuk mengenalkan pentingnya pola hidup sehat sejak usia dini melalui berbagai aktivitas edukatif yang dikemas secara menyenangkan.
Kehadiran Bunda PAUD disambut antusias oleh para peserta didik. Anak-anak diajak mengikuti sejumlah kegiatan yang tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga mengajak mereka belajar melalui pengalaman secara langsung.
Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah senam sehat bersama. Dengan suasana yang ceria, anak-anak diajak bergerak aktif sekaligus mengenal pentingnya menjaga kebugaran tubuh.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik enam langkah mencuci tangan yang benar. Andi Irmayani Rudi Latif turut mendampingi anak-anak saat mempraktikkan setiap gerakan mencuci tangan.
Melalui praktik langsung tersebut, anak-anak dikenalkan pada kebiasaan sederhana yang memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan diri. Kebiasaan mencuci tangan dengan benar diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik sebelum makan maupun setelah melakukan berbagai aktivitas.
Tidak hanya aktivitas fisik dan kebersihan diri, kegiatan juga diisi dengan membacakan dongeng kepada anak-anak. Penyampaian pesan melalui cerita menjadi cara yang lebih dekat dengan dunia anak sehingga nilai-nilai positif dapat diterima dalam suasana yang menyenangkan.
Keceriaan semakin terasa ketika Bunda PAUD berbagi susu kepada anak-anak. Momen tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengenalan pola hidup sehat dan pentingnya memperhatikan asupan bagi tumbuh kembang anak.
Kegiatan bersama anak-anak TK Syiona School menjadi salah satu upaya Bunda PAUD Tanah Bumbu dalam menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.
Pengenalan kebiasaan sehat sejak anak berada pada masa pendidikan usia dini dinilai penting karena pada tahap tersebut anak mulai membangun berbagai kebiasaan yang akan terbawa dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan yang dikemas dengan senam, praktik mencuci tangan, dongeng, hingga berbagi susu, pesan mengenai kesehatan disampaikan dengan pendekatan yang sesuai dengan karakteristik anak usia dini.
Selain mengajak anak bergerak aktif dan menjaga kebersihan, Bunda PAUD Tanah Bumbu juga mendorong pengenalan pola makan sehat kepada anak-anak sejak dini.
Setelah kegiatan bersama anak-anak, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan parenting bagi orang tua dengan tema “Mendidik Anak di Era Digital”.
Dalam kesempatan tersebut, Andi Irmayani Rudi Latif mengingatkan bahwa perkembangan teknologi membawa tantangan tersendiri bagi orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Menurutnya, menghadapi penggunaan gadget pada anak tidak cukup hanya dengan memberikan larangan. Orang tua perlu hadir dan membangun kedekatan dengan anak melalui berbagai aktivitas positif.
“Di era digital, anak-anak tidak hanya dianjurkan untuk tidak menggunakan gadget, tetapi yang lebih penting anak harus didampingi dan dirangkul untuk melakukan kegiatan positif bersama orang tuanya, terutama ibu,” ujar Bunda PAUD Tanah Bumbu.
Pesan tersebut menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam keseharian anak. Ketika orang tua menyediakan waktu untuk menemani anak bermain, belajar, bercerita, maupun melakukan aktivitas lainnya, anak memiliki ruang untuk mendapatkan pengalaman langsung tanpa selalu menjadikan gadget sebagai sumber hiburan.
Pendampingan juga menjadi kesempatan bagi orang tua untuk memahami kebutuhan anak sekaligus membangun komunikasi yang lebih dekat di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Melalui kegiatan parenting, para orang tua juga mendapatkan ruang untuk meningkatkan pemahaman mengenai pola pengasuhan anak di era digital.
Perkembangan teknologi pada dasarnya tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, peran orang tua diperlukan agar anak dapat mengenal dan menghadapi perkembangan tersebut secara bijak sesuai dengan tahapan usianya.
Andi Irmayani Rudi Latif berharap orang tua dapat terus membangun komunikasi yang terbuka dengan anak. Pendampingan yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu menciptakan suasana keluarga yang nyaman bagi anak untuk belajar, bermain, bercerita, dan mengembangkan potensinya.
Bunda PAUD Tanah Bumbu juga mendorong agar hubungan antara satuan pendidikan dan keluarga terus diperkuat.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah. Lingkungan keluarga memiliki peran yang sama pentingnya dalam membentuk kebiasaan, karakter, serta perkembangan anak.
Karena itu, kolaborasi antara guru dan orang tua perlu terus dibangun agar pesan-pesan pendidikan yang diberikan di sekolah dapat dilanjutkan di lingkungan keluarga.
Kegiatan di TK Syiona School tersebut menjadi gambaran bahwa edukasi anak usia dini dapat dilakukan melalui pendekatan yang sederhana, interaktif, dan menyenangkan. Anak-anak mendapatkan pengalaman langsung mengenai kebiasaan hidup sehat, sementara orang tua memperoleh penguatan mengenai pentingnya pendampingan anak.
Melalui kegiatan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Tanah Bumbu kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pendidikan anak usia dini, mendorong penerapan pola hidup sehat, serta memperkuat peran keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Sinergi antara sekolah dan orang tua diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang positif bagi anak, sehingga tumbuh menjadi generasi Tanah Bumbu yang sehat, cerdas, aktif, dan berkarakter.(rel)