BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu bersama Bank Kalsel resmi meluncurkan Roll Out Pembayaran Pajak Daerah melalui QRIS Dinamis Bank Kalsel, sebagai langkah memperluas layanan pembayaran pajak secara digital sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Peluncuran berlangsung di Kantor Bupati Tanah Bumbu, Senin (21/9/2026), dan menjadi momentum penguatan transformasi digital dalam pengelolaan transaksi pemerintah daerah.
Melalui layanan tersebut, masyarakat sebagai wajib pajak mendapatkan alternatif pembayaran yang lebih praktis dengan memanfaatkan teknologi digital. Inovasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan sekaligus mendukung proses pembayaran pajak daerah yang lebih cepat, aman, dan transparan.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais mengatakan, perkembangan teknologi telah membawa perubahan terhadap kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan publik.
Masyarakat saat ini membutuhkan pelayanan yang tidak hanya mudah dijangkau, tetapi juga cepat, aman, transparan, dan mampu menyesuaikan dengan perkembangan teknologi.
“Pembayaran pajak daerah melalui QRIS Dinamis Bank Kalsel merupakan sebuah langkah positif dalam meningkatkan kualitas pelayanan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kepada masyarakat,” ujar Bupati dalam sambutannya yang disampaikan Eryanto Rais.
Menurutnya, kehadiran kanal pembayaran digital tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelayanan, khususnya yang berkaitan dengan pemenuhan kewajiban masyarakat terhadap daerah.
Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Kalsel atas dukungan dan komitmennya dalam membantu Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menghadirkan alternatif pembayaran pajak daerah yang lebih praktis.
Peluncuran QRIS Dinamis tersebut juga terlaksana dengan dukungan Bank Indonesia sebagai bagian dari sinergi untuk mendorong percepatan digitalisasi transaksi pemerintah daerah.
Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya membangun sistem pembayaran daerah yang semakin aman, mudah, dan terintegrasi.
Implementasi QRIS Dinamis juga mendukung penguatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD). Melalui digitalisasi transaksi, proses pembayaran dan penerimaan daerah diharapkan dapat berlangsung secara lebih efektif, efisien, dan transparan.
Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Bank Kalsel pun tidak hanya menghadirkan metode pembayaran baru. Lebih dari itu, kolaborasi tersebut menjadi bagian dari pengembangan ekosistem transaksi digital yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung tata kelola penerimaan daerah.
Pembayaran pajak daerah melalui QRIS Dinamis Bank Kalsel ini menjadi implementasi pertama di wilayah Kalimantan Selatan.
Kehadiran layanan tersebut menjadi langkah Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dalam memperluas kanal pembayaran digital bagi masyarakat.
Dengan semakin beragamnya pilihan pembayaran, wajib pajak diharapkan memperoleh kemudahan dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah. Digitalisasi juga diharapkan dapat mendukung proses transaksi yang lebih efisien serta memberikan pengalaman pelayanan publik yang semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Inovasi tersebut sekaligus memperkuat arah transformasi pelayanan pemerintah daerah yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan dan pengelolaan pendapatan.
Menurut Eryanto, digitalisasi transaksi pemerintah daerah tidak hanya memberikan manfaat bagi wajib pajak, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan perkembangan ekosistem ekonomi digital di masyarakat.
Semakin luas penggunaan QRIS dalam aktivitas ekonomi diharapkan dapat mendorong masyarakat dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk semakin terbiasa menggunakan transaksi non-tunai.
Hal tersebut menjadi bagian dari perkembangan pola transaksi masyarakat yang semakin mengarah pada pemanfaatan teknologi digital.
“Sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu dan Bank Kalsel perlu terus diperkuat. Tidak berhenti pada peluncuran atau roll out hari ini saja, tetapi terus dikembangkan menjadi kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” kata Eryanto.
Bupati Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan juga berharap inovasi QRIS Dinamis dapat menjadi bagian dari budaya kerja baru dalam pelayanan pemerintahan.
Budaya kerja tersebut diarahkan pada pelayanan yang semakin mudah, cepat, akuntabel, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Peluncuran ini sekaligus menjadi dorongan bagi seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk terus membuka ruang inovasi melalui pemanfaatan teknologi digital.
Terutama dalam hal peningkatan kualitas pelayanan publik dan pengelolaan pendapatan daerah, inovasi berbasis teknologi diharapkan dapat terus dikembangkan sesuai kebutuhan dan perkembangan zaman.
Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga mendorong agar kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Bank Kalsel dan Bank Indonesia, dapat terus diperkuat dalam mendukung agenda digitalisasi daerah.
Melalui peluncuran QRIS Dinamis tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap sistem pembayaran digital dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, memperkuat implementasi ETPD, meningkatkan efisiensi pengelolaan transaksi pemerintah, sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem UMKM di daerah.
Dengan demikian, transformasi digital tidak hanya menjadi inovasi dalam sistem pembayaran, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menghadirkan tata kelola pemerintahan yang semakin modern dan pelayanan publik yang semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.(rel)