Type Here to Get Search Results !

PKP Angkatan IV Berakhir, Bupati Tanbu Minta Peserta Terapkan Kompetensi di Unit Kerja

0

BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat kapasitas dan kualitas aparatur sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani dan akuntabel. Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan IV Tahun 2026 Kabupaten Tanah Bumbu yang resmi ditutup di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Jumat (4/9/2026).

Penutupan dilakukan oleh Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais.

Pelaksanaan PKP menjadi bagian penting dalam pengembangan kompetensi aparatur, khususnya pejabat pengawas yang memiliki peran strategis dalam memastikan pelaksanaan program dan pelayanan pemerintahan berjalan efektif di unit kerja masing-masing.

Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali penguatan kapasitas kepemimpinan, kompetensi teknis, integritas serta kemampuan dalam mengelola organisasi dan pelayanan publik secara profesional.

Upaya peningkatan kompetensi tersebut sejalan dengan Misi Kabupaten Tanah Bumbu, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani dan akuntabel.

Bupati Andi Rudi Latif, melalui sambutan yang dibacakan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Eryanto Rais, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi aparatur semakin penting seiring meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan pemerintahan.

Masyarakat saat ini tidak hanya membutuhkan pelayanan yang tersedia, tetapi juga mengharapkan pelayanan yang cepat, mudah, transparan, responsif dan mampu memberikan manfaat nyata.

Karena itu, pejabat pengawas dituntut memiliki kemampuan untuk menerjemahkan kebijakan menjadi langkah kerja yang efektif sekaligus mampu menggerakkan sumber daya di lingkungan unit kerjanya.

Bupati meminta para peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian PKP agar tidak menjadikan kelulusan sebagai akhir dari proses pembelajaran.

Sebaliknya, ilmu, pengalaman dan kompetensi yang diperoleh selama pelatihan harus dapat diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

“Saya meminta kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pelatihan ini agar mampu menjadi agen perubahan di unit kerja masing-masing,” demikian pesan Bupati Tanah Bumbu yang disampaikan Eryanto Rais.

Menurut Bupati, agen perubahan bukan hanya aparatur yang mampu menjalankan tugas sesuai aturan, tetapi juga mampu melihat persoalan, mencari solusi dan menghadirkan perbaikan di lingkungan kerjanya.

Para pejabat pengawas juga didorong untuk membangun budaya kerja yang disiplin, kolaboratif dan berorientasi pada hasil. Pemanfaatan teknologi serta inovasi dalam pelayanan juga perlu terus dikembangkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin dinamis.

Selain itu, aparatur diharapkan mampu mengidentifikasi berbagai proses kerja yang masih kurang efektif dan menyederhanakannya sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Dengan demikian, pelayanan publik dapat diberikan secara lebih cepat, sederhana dan tepat sasaran.

Bupati Andi Rudi Latif menekankan bahwa setiap pekerjaan yang dilakukan aparatur harus memberikan nilai manfaat, baik bagi organisasi maupun masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan aparatur tidak semata-mata diukur dari terselesaikannya tugas administratif, tetapi juga dari sejauh mana pekerjaan tersebut memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan dan pencapaian tujuan organisasi.

Hal tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu untuk terus membangun birokrasi yang efektif, efisien, profesional dan akuntabel.

Aparatur juga diharapkan mampu beradaptasi dengan perubahan, termasuk perkembangan teknologi digital yang semakin memengaruhi pola kerja pemerintahan dan kebutuhan masyarakat.

Kemampuan beradaptasi tersebut harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap aturan, etika pemerintahan dan komitmen memberikan pelayanan terbaik.

Selain kompetensi kepemimpinan, integritas menjadi salah satu nilai utama yang ditekankan dalam pelaksanaan PKP Angkatan IV.

Bupati mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah, sedangkan kewenangan merupakan tanggung jawab yang harus digunakan secara tepat dan untuk kepentingan organisasi serta masyarakat.

Pejabat pengawas dituntut mampu menjadi contoh dalam sikap, kedisiplinan dan pelaksanaan tugas. Integritas yang kuat diperlukan agar kewenangan yang dimiliki dapat digunakan secara bertanggung jawab serta tidak menyimpang dari tujuan pelayanan pemerintahan.

Kepemimpinan yang baik, menurut Bupati, tidak hanya ditunjukkan melalui kemampuan memberikan arahan, tetapi juga melalui keteladanan, kemampuan membangun kerja sama dan keberanian melakukan perbaikan.

Melalui PKP Angkatan IV Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap lahir aparatur yang semakin profesional, berintegritas, inovatif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Bupati Andi Rudi Latif turut menyampaikan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Kabupaten Tanah Bumbu Angkatan IV Tahun 2026.

Ia berharap ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat menjadi bekal untuk meningkatkan kinerja sekaligus memperkuat kontribusi masing-masing peserta di perangkat daerah.

PKP Angkatan IV Tahun 2026 sebelumnya dibuka pada Juni 2026 dan diikuti pejabat pengawas dari berbagai perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Selama mengikuti pelatihan, para peserta tidak hanya mendapatkan penguatan pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan, tetapi juga diarahkan untuk mampu menghasilkan perubahan dan perbaikan dalam pelaksanaan tugas di unit kerja masing-masing.

Dengan berakhirnya pelatihan, para peserta diharapkan membawa semangat baru untuk mengimplementasikan kompetensi yang diperoleh dalam lingkungan kerja.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menilai penguatan kapasitas aparatur merupakan investasi penting dalam membangun birokrasi yang mampu menjawab tantangan zaman.

Aparatur yang kompeten, berintegritas dan adaptif diharapkan mampu mempercepat peningkatan kualitas pelayanan publik serta mendukung pencapaian visi pembangunan Kabupaten Tanah Bumbu.

Pada akhirnya, keberhasilan PKP tidak hanya tercermin dari selesainya rangkaian pelatihan, tetapi dari perubahan nyata yang mampu dihadirkan para peserta setelah kembali menjalankan tugasnya.

Melalui aparatur yang terus belajar, berinovasi dan berorientasi pada pelayanan, Pemkab Tanah Bumbu optimistis tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani dan akuntabel dapat terus diperkuat.. (rel)

Posting Komentar

0 Komentar