Type Here to Get Search Results !

Logo Bermakna Kuat, Iswadi Rauf Juara Lomba Desain HUT ke-23 Tanah Bumbu

0


BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfosp) resmi mengumumkan pemenang Lomba Desain Logo Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026.

Iswadi Rauf dari Kecamatan Kusan Hilir berhasil meraih Juara 1 dengan perolehan nilai tertinggi, yakni 92 poin.
Kepala Dinas Kominfosp Tanah Bumbu, Al Husain Mardani, menyampaikan bahwa penilaian dilakukan secara objektif dan menyeluruh melalui beberapa indikator.
“Berdasarkan hasil total poin penilaian, desain logo Iswadi Rauf dari Kusan Hilir meraih nilai tertinggi yakni 92,” ujarnya, pada Minggu (29/3/2026) di Batulicin.

Ia menjelaskan, proses penilaian dilakukan melalui tiga komponen utama, yaitu penilaian dewan juri, jumlah like di Instagram, serta penilaian langsung dari Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif.

Adapun dewan juri yang terlibat merupakan praktisi profesional di bidang desain, yakni Nurabdiansyah, S.Pd., M.Sn, dosen Program Studi Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (UNM), yang juga menjabat sebagai Executive Director MAREGE Institute serta Founder Makassar Biennale Foundation.

Filosofi Logo Juara 1

Desain karya Iswadi Rauf mengusung konsep visual yang sarat makna dan identitas daerah. Elemen utama berupa lingkaran menyerupai matahari dengan teknik negative space membentuk huruf “Th” sebagai simbol usia ke-23.

Matahari dimaknai sebagai sumber kehidupan, energi, serta semangat baru dalam mendorong pembangunan Tanah Bumbu yang berkelanjutan. Sementara huruf “Th” menjadi penanda perjalanan waktu sekaligus momentum untuk terus maju.

Simbol perahu dalam desain tersebut merepresentasikan identitas maritim masyarakat Tanah Bumbu yang erat dengan kehidupan pesisir. Perahu juga melambangkan perjuangan, arah tujuan, dan kebersamaan dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Elemen ombak menggambarkan dinamika, kekuatan, dan semangat masyarakat yang terus bergerak maju. Sedangkan ornamen tenun khas Pagatan menegaskan kekayaan budaya lokal, nilai tradisi, serta identitas daerah yang terus dijaga lintas generasi.

Juara 2 diraih Kahar dari Kecamatan Kusan Hilir dengan nilai 87. Desainnya mengangkat filosofi angka dua berbentuk bunga kenanga, sebagai simbol harapan agar Tanah Bumbu semakin harum namanya di tingkat regional hingga nasional.

Sementara angka tiga dimaknai sebagai akselerasi pertumbuhan ekonomi dan sumber daya manusia unggul menuju daerah yang maju, makmur, dan beradab.

Elemen perahu tetap menjadi simbol utama kemakmuran masyarakat pesisir, sedangkan bentuk tangan yang saling merangkul mencerminkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah.

Adapun Juara 3 diraih Neco Septiasa Ramadani dari Kecamatan Simpang Empat dengan nilai 84. Desainnya mengangkat berbagai unsur kearifan lokal, seperti motif tenun ikat Pagatan, laung khas Pagatan, hingga mercusuar Tanjung Petang sebagai simbol arah dan harapan pembangunan.

Selain itu, unsur ombak dan perahu pinisi turut merepresentasikan karakter masyarakat pesisir yang erat dengan tradisi Mappanre Ritasi’e, sebagai wujud rasa syukur atas hasil laut.

Juara Favorit dan Tema
Untuk kategori Juara Favorit, diraih oleh Nurhikmah dari Kecamatan Kusan Tengah dengan nilai 82.
Adapun tema Hari Jadi ke-23 Kabupaten Tanah Bumbu tahun ini adalah:
“SDM Tangguh, Ekonomi Tumbuh, Bersama Membangun Tanah Bumbu yang Maju dan Berdaya Saing.”

Pelaksanaan Lomba

Sebelumnya, lomba desain logo ini telah dilaksanakan pada 9 hingga 17 Maret 2026, dengan total hadiah mencapai Rp50 juta. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Tanah Bumbu yang ke-23, sekaligus wadah kreativitas masyarakat dalam mengekspresikan identitas daerah melalui karya visual. (Rel)

Posting Komentar

0 Komentar