Type Here to Get Search Results !

Raja Dangdut Hipnotis Tanah Bumbu, Mappanre Ri Tasi’e Dongkrak Ekonomi Lokal

0

BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e kembali menunjukkan daya tariknya sebagai salah satu agenda budaya unggulan di Kabupaten Tanah Bumbu. Kali ini, kemeriahan acara mencapai puncaknya dengan penampilan sang Raja Dangdut, Rhoma Irama, yang tampil memukau pada Sabtu (18/4/2026) malam.

Ribuan penonton memadati area panggung utama yang berlokasi di Pantai Pagatan. Sejak sore hari, masyarakat dari berbagai wilayah sudah berdatangan untuk menyaksikan langsung penampilan legenda musik dangdut tersebut.

Antusiasme penonton semakin memuncak saat Rhoma Irama naik ke atas panggung. Dengan membawakan sejumlah lagu hits yang sudah melekat di hati masyarakat, ia berhasil menciptakan suasana penuh semangat, kebersamaan, dan kegembiraan. Penonton tampak larut dalam alunan musik, ikut bernyanyi, dan menikmati setiap penampilan yang disuguhkan.

Bupati Andi Rudi Latif dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Mappanre Ri Tasi’e merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis dan kearifan lokal yang harus terus dijaga dan dilestarikan.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol pelestarian budaya masyarakat pesisir, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perekonomian daerah. “Mappanre Ri Tasi’e adalah identitas budaya yang harus kita jaga bersama. Selain itu, kegiatan ini terbukti mampu menggerakkan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Kehadiran Rhoma Irama sebagai bintang tamu utama terbukti menjadi magnet besar yang menarik ribuan pengunjung. Lonjakan jumlah pengunjung tersebut berdampak langsung pada meningkatnya aktivitas ekonomi di sekitar lokasi acara.

Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pedagang kaki lima, hingga sektor jasa dan pariwisata merasakan manfaat dari ramainya pengunjung. Berbagai produk lokal, khususnya kuliner khas daerah, menjadi incaran pengunjung yang datang dari berbagai wilayah.

Selain sebagai hiburan, Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e juga menjadi sarana memperkuat identitas masyarakat pesisir yang sarat akan nilai tradisi dan kebersamaan. Kegiatan ini mencerminkan bagaimana budaya lokal dapat tetap hidup dan berkembang di tengah modernisasi, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Dengan kesuksesan pelaksanaan tahun ini, diharapkan Pesona Budaya Mappanre Ri Tasi’e dapat terus menjadi agenda unggulan daerah yang mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik dari dalam maupun luar daerah, serta memperkuat posisi Kabupaten Tanah Bumbu sebagai destinasi wisata budaya di Kalimantan Selatan.(Rel)

Posting Komentar

0 Komentar