BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu (Pemkab Tanbu) terus berupaya meningkatkan daya saing produk unggulan daerah agar mampu bersaing di tingkat internasional. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengikuti Workshop Kesiapan Produk Unggulan Berdaya Saing Global untuk Pasar Internasional yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (25/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti dari Kantor Bupati Tanah Bumbu oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) M. Putu Wisnu Wardhana mewakili Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, bersama sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait.
Workshop yang digelar oleh Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) ini menjadi wadah strategis bagi pemerintah daerah dan pelaku usaha untuk memahami berbagai aspek penting dalam pengembangan produk unggulan yang memiliki daya saing global.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra M. Putu Wisnu Wardhana menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting dalam memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi tantangan perdagangan internasional yang semakin dinamis.
Menurutnya, produk-produk unggulan daerah memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjangkau pasar yang lebih luas apabila didukung oleh inovasi, peningkatan kualitas, serta strategi pemasaran yang tepat.
“Melalui workshop kesiapan produk unggulan berdaya saing global ini, diharapkan produk-produk lokal mampu meraih nilai tambah yang lebih tinggi, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing di pasar internasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen mendorong pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), industri kreatif, serta berbagai komoditas unggulan yang menjadi kekuatan ekonomi daerah.
Selain itu, penguatan kualitas produk, sertifikasi, kemasan, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam pemasaran menjadi faktor penting yang harus terus ditingkatkan agar mampu memenuhi standar pasar global.
Sementara itu, Direktur Eksekutif APKASI, Sarman Simanjorang, menjelaskan bahwa workshop tersebut bertujuan meningkatkan kesiapan pelaku usaha dalam menghadapi persaingan global yang semakin kompetitif.
Menurutnya, banyak produk unggulan daerah yang memiliki kualitas baik dan potensi besar untuk diekspor. Namun demikian, masih diperlukan pemahaman yang lebih mendalam mengenai standar internasional, prosedur ekspor, strategi pemasaran global, serta pengembangan inovasi produk.
“Workshop ini diharapkan dapat membantu pelaku usaha memahami standar ekspor, strategi internasional, dan inovasi produk sehingga mampu bersaing di pasar dunia,” kata Sarman.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan produk lokal menembus pasar internasional tidak hanya bergantung pada kualitas produk semata, tetapi juga kemampuan pelaku usaha dalam membaca kebutuhan pasar, membangun jaringan bisnis, serta menerapkan strategi pemasaran yang efektif.
Dengan penguatan inovasi, peningkatan kualitas, dan strategi pemasaran yang tepat, produk-produk lokal Indonesia diyakini memiliki peluang besar untuk menjadi pemain utama di pasar internasional.
Partisipasi Pemkab Tanah Bumbu dalam workshop tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan melalui pengembangan produk unggulan yang memiliki nilai tambah tinggi dan berorientasi ekspor.
Melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan, diharapkan semakin banyak produk unggulan Tanah Bumbu yang mampu menembus pasar global, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.(Rel)