Type Here to Get Search Results !

Bupati Andi Rudi Latif: Koperasi Maju Ditentukan Tata Kelola yang Baik, Bukan Sekadar Modal

0


BATULICIN, POSKOBatulici.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat peran koperasi sebagai penggerak ekonomi kerakyatan melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Manajemen dan Tata Kelola Koperasi bagi pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan, dan Perindustrian (Diskumdagri).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung PKK Kapet, Kecamatan Simpang Empat, Selasa (14/7/2026), diikuti sekitar 40 peserta yang berasal dari koperasi aktif di berbagai wilayah Kabupaten Tanah Bumbu.

Dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif, yang disampaikan melalui Kepala Diskumdagri Eryanto Rais dan dibacakan oleh Sekretaris Diskumdagri Romatua S. Simanjuntak, ditegaskan bahwa keberhasilan sebuah koperasi tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang dimiliki, tetapi lebih pada kualitas pengelolaan organisasi.

Menurutnya, tata kelola yang baik, manajemen yang profesional, kepatuhan terhadap regulasi, serta integritas pengurus merupakan fondasi utama agar koperasi mampu berkembang secara sehat dan berkelanjutan.

> "Koperasi yang maju tidak hanya ditentukan oleh besarnya modal yang dimiliki, tetapi juga oleh kualitas manajemen, tata kelola yang baik, kepatuhan terhadap regulasi, serta integritas para pengurusnya," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi, meningkatnya persaingan usaha, serta tuntutan transparansi publik mengharuskan koperasi terus beradaptasi dengan berbagai perubahan.

Karena itu, peningkatan kapasitas pengurus menjadi langkah penting agar koperasi mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada anggota sekaligus meningkatkan daya saing di tengah perkembangan ekonomi.

Dalam sambutannya juga disampaikan bahwa pemerintah memberikan perhatian besar terhadap penguatan kelembagaan koperasi sebagai salah satu pilar utama ekonomi kerakyatan.

Koperasi diharapkan mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, profesional, produktif, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan anggota maupun masyarakat luas.

Untuk mewujudkan hal tersebut, para pengurus koperasi didorong agar terus meningkatkan disiplin administrasi, melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT) tepat waktu, menyusun laporan keuangan yang transparan dan akuntabel, mengembangkan unit usaha sesuai potensi daerah, serta memanfaatkan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota.

"Keberhasilan koperasi merupakan hasil kerja sama seluruh unsur, mulai dari pengurus, pengawas, pengelola hingga anggota. Dengan semangat kebersamaan, koperasi di Kabupaten Tanah Bumbu diharapkan semakin maju, sehat, mandiri, dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Novita Mayasari menjelaskan bahwa bimtek ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman dan kompetensi sumber daya manusia koperasi.

Peserta berasal dari pengurus, pengawas, dan pengelola koperasi eksisting yang tersebar di seluruh Kabupaten Tanah Bumbu.

Menurut Novita, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas peserta agar mampu menjalankan organisasi koperasi secara profesional, transparan, akuntabel, mandiri, sesuai prinsip-prinsip koperasi, serta memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan meningkatnya kualitas pengelolaan, diharapkan koperasi dapat berkembang menjadi lembaga ekonomi yang lebih kuat dan mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi anggotanya.

Untuk memberikan materi yang komprehensif, Diskumdagri menghadirkan Rohadi Nursetya Wibawa, instruktur sekaligus tenaga ahli dari Balai Pelatihan Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Kalimantan Selatan.

Rohadi dikenal aktif memberikan pelatihan penguatan kapasitas koperasi dan pelaku UMKM di Kalimantan Selatan.

Dalam bimtek tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi strategis, mulai dari perencanaan dan penganggaran koperasi, manajemen risiko koperasi, hingga penyusunan Standar Operasional Manajemen (SOM) dan Standar Operasional Prosedur (SOP) sebagai pedoman pengelolaan koperasi yang profesional.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap koperasi-koperasi di daerah semakin mampu menerapkan tata kelola yang baik, memperkuat kelembagaan, meningkatkan daya saing usaha, serta menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.

Peningkatan kualitas koperasi juga diharapkan sejalan dengan visi pembangunan daerah BerAKSI Menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab, di mana koperasi menjadi salah satu kekuatan ekonomi masyarakat yang mandiri, inovatif, dan berkelanjutan.(rel)

Posting Komentar

0 Komentar