Type Here to Get Search Results !

Rakor Tim Pembina Posyandu 2026, Bupati Tanah Bumbu Tekankan Layanan Terpadu Lintas Sektor

0

BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Pertemuan Koordinasi Program Tim Pembina Posyandu Kabupaten Tanah Bumbu Tahun 2026 di Batulicin, pada Kamis (12/2/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat transformasi Posyandu dalam mendukung enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri Nomor 13 Tahun 2024.

Dalam sambutan Bupati Tanah Bumbu yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Putu Wisnu Wardhana, Andi Rudi Latif menegaskan bahwa Posyandu merupakan pilar penting dalam sistem pelayanan dasar masyarakat.

 Sejak awal keberadaannya, Posyandu telah menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dasar, khususnya bagi ibu, bayi, dan balita. Lebih dari itu, Posyandu juga berperan sebagai ruang pembelajaran serta pemberdayaan masyarakat.

Menurut Bupati, dalam konteks pembangunan nasional dan daerah, Posyandu memiliki peran strategis dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan kesehatan serta pelaksanaan SPM. Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan yang menekankan pentingnya pendekatan promotif dan preventif berbasis masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa transformasi Posyandu saat ini tidak lagi terbatas pada layanan kesehatan semata, tetapi mencakup enam bidang SPM, yakni pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.

“Transformasi ini menuntut perubahan paradigma. Posyandu harus menjadi simpul pelayanan dasar masyarakat yang terintegrasi dan lintas sektor,” tegasnya.

Selain melakukan evaluasi pelaksanaan Posyandu enam SPM tahun 2025, pertemuan ini juga menjadi bagian dari persiapan Lomba Posyandu Tahun 2026 tingkat kabupaten dan Provinsi Kalimantan Selatan. Seluruh rangkaian upaya tersebut diarahkan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Tanah Bumbu secara berkelanjutan.

Bupati mengajak seluruh peserta untuk aktif berdiskusi, berbagi praktik baik, serta memperkuat komitmen bersama dalam membangun Posyandu yang adaptif, inovatif, dan berkelanjutan. Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, lanjutnya, berkomitmen memberikan dukungan melalui kebijakan, penganggaran, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia, termasuk para kader Posyandu di tingkat desa.

Sementara itu, Ketua TP Posyandu Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, menegaskan bahwa peran Posyandu semakin strategis dalam mendukung pencapaian enam SPM. Ia menekankan pentingnya inovasi layanan agar Posyandu lebih aktif, responsif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Menurutnya, penguatan pendataan dari tingkat desa, kecamatan hingga lintas sektor di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menjadi kunci keberhasilan program. “Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan dan pelayanan yang maksimal. Saya juga mengapresiasi dedikasi para kader Posyandu yang telah bekerja dengan penuh keikhlasan,” ujarnya.

Pertemuan koordinasi tersebut turut menghadirkan narasumber dari TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Nur Saufiah, yang membawakan materi tentang penguatan implementasi Posyandu enam bidang SPM. Ia menekankan pentingnya kesamaan persepsi dan komitmen lintas sektor agar transformasi Posyandu benar-benar terintegrasi dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Melalui pertemuan ini, diharapkan sinergi lintas sektor semakin solid sehingga pelaksanaan enam bidang SPM di Posyandu Kabupaten Tanah Bumbu dapat berjalan lebih efektif, terarah, dan berkelanjutan. Posyandu yang kuat diharapkan menjadi fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, sejahtera, dan berdaya saing. (Rel)

Posting Komentar

0 Komentar