Type Here to Get Search Results !

Pemkab Tanah Bumbu Perkuat Komitmen Wujudkan Ruang Bersama Indonesia

0


BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Kabupaten Tanah Bumbu kembali menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan melalui penguatan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Sosialisasi dan Penguatan Komitmen Pelaksanaan Ruang Bersama Indonesia (RBI) yang digelar di Kantor Bupati Tanah Bumbu, Batulicin, Jumat (19/6/2026).

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung transformasi Program Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak (DRPPA) menuju Ruang Bersama Indonesia (RBI), sebuah gerakan kolaboratif yang diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) RI.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tanah Bumbu, Erli Yuli Susanti, mengungkapkan bahwa Kabupaten Tanah Bumbu menjadi salah satu daerah di Kalimantan Selatan yang mendapatkan pendampingan khusus dalam implementasi program RBI.

“Sebagai tahap awal, terdapat dua desa yang ditetapkan sebagai desa percontohan untuk bertransformasi menjadi Ruang Bersama Indonesia, yaitu Desa Madu Retno di Kecamatan Karang Bintang dan Desa Wonorejo di Kecamatan Satui,” ujarnya.

Menurut Erli, RBI merupakan pengembangan dari program DRPPA dengan cakupan yang lebih luas dan komprehensif. Program ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor yang melibatkan pemerintah, dunia usaha, lembaga masyarakat, komunitas, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam upaya memenuhi hak-hak perempuan dan anak.

“RBI tidak hanya berfokus pada perlindungan perempuan dan anak, tetapi juga mendorong terciptanya ruang kolaborasi yang aman, inklusif, dan produktif bagi seluruh masyarakat desa,” jelasnya.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif dalam sambutan tertulis yang dibacakan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Adrianto Wicaksono, menegaskan dukungan penuh Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terhadap transformasi DRPPA menjadi RBI.

Menurut Bupati, berbagai indikator pembangunan yang berkaitan dengan kesetaraan gender dan perlindungan anak di Kabupaten Tanah Bumbu menunjukkan perkembangan yang positif. Indeks Pembangunan Gender (IPG) meningkat menjadi 85,74, sementara Indeks Ketimpangan Gender (IKG) mengalami penurunan menjadi 0,557. Selain itu, Indeks Kabupaten/Kota Layak Anak (IKK) mencapai angka 78,46 dengan kategori Responsif Gender dan Hak Anak.

Meski demikian, pemerintah daerah tetap memberikan perhatian serius terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi, terutama kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak yang memerlukan penanganan berkelanjutan serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Transformasi menuju Ruang Bersama Indonesia diharapkan mampu memperkuat upaya perlindungan perempuan dan anak secara menyeluruh serta mendorong terwujudnya pembangunan yang lebih inklusif,” ujar Adrianto saat membacakan sambutan Bupati.

Ia juga berharap melalui sosialisasi tersebut dapat disusun matriks rencana aksi daerah yang lebih tajam, aplikatif, dan berkelanjutan sebagai pedoman pelaksanaan RBI di Kabupaten Tanah Bumbu.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan, Andrian Anwari, menjelaskan bahwa RBI merupakan langkah strategis Kementerian PPPA dalam membangun gerakan kolaboratif yang lebih holistik, kreatif, dan berkelanjutan.

“Ruang Bersama Indonesia merupakan bagian dari Program Prioritas Presiden dalam memperkuat kesetaraan gender serta menjamin perlindungan hak perempuan, anak, dan penyandang disabilitas,” katanya.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan program RBI sangat bergantung pada sinergi dan keterlibatan aktif seluruh pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, hingga masyarakat desa itu sendiri.

Sebagai bentuk keseriusan dan komitmen bersama, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan penguatan komitmen Pemerintah dalam mendukung transformasi DRPPA menuju Ruang Bersama Indonesia. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Desa Madu Retno bersama Camat Karang Bintang serta Kepala Desa Wonorejo bersama Camat Satui.

Sosialisasi tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian PPPA RI, kepala SKPD lingkup Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu, Kantor Kementerian Agama, para camat, TP PKK desa, serta berbagai unsur terkait lainnya.

Sebelumnya, pada Kamis (18/6/2026), tim dari Kementerian PPPA RI bersama Dinas DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan dan jajaran Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah melaksanakan survei lapangan ke Desa Madu Retno dan Desa Wonorejo sebagai desa potensial pelaksana RBI.

Ruang Bersama Indonesia sendiri merupakan gerakan kolaboratif berbasis desa dan kelurahan yang mengintegrasikan berbagai program dengan perspektif perempuan dan anak berdasarkan potensi serta kearifan lokal. Program ini dirancang secara holistik, integratif, dan berkelanjutan untuk mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Melalui RBI, desa diharapkan mampu menyediakan ruang yang aman dan produktif bagi perempuan dan anak untuk mengembangkan keterampilan, kreativitas, kapasitas diri, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara keseluruhan. Dengan semangat gotong royong dan kolaborasi, RBI diharapkan menjadi model pembangunan desa yang inklusif, ramah perempuan, peduli anak, dan berkelanjutan di Kabupaten Tanah Bumbu.(rel)

Posting Komentar

0 Komentar