Type Here to Get Search Results !

Pemkab Tanah Bumbu Gelar Rakor Kesiapan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi

0

BATULICIN,POSKOBatulicin.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mematangkan persiapan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik Sekolah Rakyat. Sebagai bagian dari kesiapan tersebut, Pemkab Tanbu menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat, Selasa (14/7/2026), di Aula Dinas Sosial, Batulicin.

Rapat koordinasi ini bertujuan memastikan seluruh rangkaian penyambutan siswa baru dapat berlangsung dengan baik, aman, dan memberikan pengalaman belajar yang positif sejak hari pertama.

Bupati Tanah Bumbu, Andi Rudi Latif, melalui Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Putu Wisnu Wardhana, menegaskan bahwa pemerintah daerah telah mempersiapkan seluruh kebutuhan pelaksanaan MPLS secara menyeluruh.

Ia menyampaikan bahwa seluruh sarana dan prasarana pendukung telah siap 100 persen, termasuk fasilitas belajar, ruang kegiatan, hingga berbagai kebutuhan penunjang lainnya.
Selain kesiapan fisik, konsep pelaksanaan MPLS juga telah dirancang secara matang dengan mengedepankan nilai-nilai pendidikan yang humanis, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk perpeloncoan.

"MPLS harus menjadi momentum yang menyenangkan bagi peserta didik baru. Kegiatan ini dirancang untuk membantu mereka mengenal lingkungan sekolah, membangun rasa percaya diri, menumbuhkan semangat belajar, serta memperkuat karakter sejak awal memasuki dunia pendidikan," ujar M. Putu Wisnu Wardhana saat menyampaikan arahan Bupati.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan pelaksanaan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh tersedianya fasilitas fisik, tetapi juga kesiapan seluruh unsur pendukung dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan inklusif.

Menurutnya, kesiapan sarana fisik harus berjalan seiring dengan kesiapan mental, metode pembelajaran, serta instrumen pendidikan lainnya agar hak belajar setiap anak dapat terpenuhi secara optimal.

"Pemerintah daerah tidak menginginkan adanya kendala teknis yang dapat menghambat pelaksanaan MPLS maupun proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat. Oleh karena itu, seluruh perangkat daerah diminta bersinergi untuk memastikan semua berjalan sesuai rencana," tegasnya.

Rakor dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tanah Bumbu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Tanah Bumbu, perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), jajaran perangkat daerah terkait, serta berbagai pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Program Sekolah Rakyat.

Dalam rapat tersebut, peserta menerima pemaparan mengenai perkembangan persiapan Program Sekolah Rakyat Terintegrasi 1, sekaligus melakukan evaluasi terhadap setiap aspek kesiapan pelaksanaan.

Beberapa agenda yang dibahas meliputi penyusunan kurikulum pengenalan lingkungan sekolah, mekanisme pendampingan peserta didik baru, kesiapan tenaga pendidik dan pendamping, hingga strategi adaptasi psikologis bagi siswa agar mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan belajar yang baru.

Diskusi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, Kementerian Sosial, tenaga pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan proses pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada kepentingan terbaik bagi anak.

Melalui rakor ini, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu berharap pelaksanaan MPLS Sekolah Rakyat dapat menjadi awal yang baik bagi peserta didik dalam menempuh pendidikan. Dengan lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan berkarakter, Sekolah Rakyat diharapkan mampu mencetak generasi yang berprestasi, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.(rel)

Posting Komentar

0 Komentar