Type Here to Get Search Results !

Bupati Andi Rudi Latif Dorong Penempatan ASN Berbasis Kompetensi dan Kinerja

0

BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan kualitas sumber daya aparatur melalui penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN). Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui kegiatan Ekspose Manajemen Talenta Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu kepada Badan Kepegawaian Negara (BKN) di Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung Deputi Bidang Pembinaan Penyelenggaraan Manajemen Aparatur Sipil Negara (PPMASN) BKN, Dr. Herman, M.Si, beserta jajaran.

Dalam ekspose tersebut, Bupati Andi Rudi Latif memaparkan berbagai langkah yang telah dilakukan Pemkab Tanah Bumbu dalam membangun sistem manajemen talenta sebagai bagian dari upaya menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada kinerja.

Menurut Bupati, pembangunan manajemen talenta merupakan bagian penting dari komitmen Pemkab Tanah Bumbu dalam mewujudkan visi “BerAKSI menuju Tanah Bumbu yang Maju, Makmur dan Beradab melalui Penguatan Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola Pemanfaatan Sumber Daya Alam yang Berkelanjutan.”

Komitmen tersebut juga sejalan dengan Misi ke-7, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang adaptif, melayani, dan akuntabel melalui reformasi birokrasi dengan pendekatan digital dan akuntabilitas.


Bupati menegaskan, manajemen talenta tidak boleh dipandang sebatas urusan administrasi kepegawaian. Lebih dari itu, manajemen talenta merupakan strategi pemerintah daerah untuk memastikan ASN yang memiliki kualifikasi, kompetensi, potensi, dan kinerja terbaik dapat dikenali, dikembangkan, serta ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi.

“Manajemen talenta bukan sekadar urusan kepegawaian. Ini merupakan strategi untuk memastikan ASN yang memiliki kualifikasi, kompetensi, potensi dan kinerja terbaik dapat dikembangkan dan ditempatkan sesuai kebutuhan organisasi,” jelasnya.

Sebagai langkah awal untuk mengetahui potensi dan kompetensi ASN, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu telah melaksanakan berbagai kegiatan asesmen dan pemetaan.

Hingga tahun 2026, tercatat sebanyak 1.599 peserta telah mengikuti berbagai kegiatan asesmen dan pemetaan. Hasil tersebut menjadi salah satu dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun peta talenta ASN.

Pemetaan tersebut diharapkan dapat mendukung proses pengambilan keputusan kepegawaian secara lebih objektif dan terukur, termasuk dalam pengembangan karier maupun penyiapan kebutuhan sumber daya aparatur di masa mendatang.

Tak hanya melalui asesmen, Pemkab Tanah Bumbu juga terus memperkuat fondasi regulasi dan kelembagaan untuk mendukung penerapan manajemen talenta.

Sejumlah perangkat regulasi telah disiapkan, di antaranya Peraturan Bupati tentang Penyusunan Peta Talenta PNS serta Surat Keputusan Bupati mengenai Tim Kerja Pengelola Manajemen Talenta, Komite Talenta, dan mekanisme penilaian manajemen talenta.

Langkah tersebut diperkuat dengan pemanfaatan SIMATA sebagai bagian dari proses pemetaan dan pengelolaan manajemen talenta di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu.

Bupati Andi Rudi Latif menjelaskan, implementasi manajemen talenta di Tanah Bumbu tidak berhenti pada kegiatan pemetaan ASN.

Sistem tersebut diarahkan untuk mencakup strategi retensi talenta, rencana pengembangan individu, hingga rencana suksesi. Dengan demikian, ASN yang memiliki potensi dan kinerja baik tidak hanya teridentifikasi, tetapi juga memperoleh ruang untuk terus berkembang.

“Talenta yang memiliki potensi harus kita pertahankan, kita kembangkan, dan kita siapkan untuk kebutuhan organisasi di masa mendatang,” kata Bupati.

Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak hanya berorientasi pada pengisian jabatan yang kosong. Lebih dari itu, Pemkab Tanah Bumbu ingin menyiapkan calon-calon pemimpin secara terencana dan berkelanjutan.

Dengan pola tersebut, proses pengembangan karier ASN diharapkan semakin terarah serta mampu menghasilkan aparatur yang sesuai dengan kebutuhan organisasi dan tantangan pemerintahan ke depan.

Menurut Bupati, keberhasilan manajemen talenta tidak dapat dibebankan hanya kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Pembangunan manajemen talenta merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur pemerintahan daerah. Para pimpinan perangkat daerah memiliki peran penting dalam mengenali potensi ASN, memberikan kesempatan pengembangan, serta menciptakan ruang bagi aparatur untuk menunjukkan kemampuan dan kinerja terbaik.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun budaya kerja yang lebih objektif, transparan, dan berorientasi pada prestasi.

“Seluruh pimpinan perangkat daerah harus ikut mengenali, mengembangkan, dan memberikan ruang bagi ASN untuk menunjukkan potensi serta kinerja terbaiknya,” tegasnya.

Melalui kegiatan ekspose tersebut, Bupati Andi Rudi Latif berharap Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memperoleh dukungan sekaligus arahan dari Badan Kepegawaian Negara dalam mempercepat implementasi manajemen talenta.

Dukungan tersebut dinilai penting untuk memastikan langkah yang ditempuh pemerintah daerah berjalan sesuai dengan kebijakan dan arah pengembangan manajemen ASN secara nasional.

Pemkab Tanah Bumbu berkomitmen untuk terus membangun dan mengimplementasikan manajemen talenta menuju penerapan sistem merit yang mengedepankan kualifikasi, kompetensi, potensi, dan kinerja.

Dengan penerapan sistem tersebut, pemerintah daerah menargetkan terbentuknya birokrasi yang semakin profesional, adaptif, dan berkinerja tinggi.

Pada akhirnya, manajemen talenta diharapkan mampu mewujudkan prinsip sederhana namun strategis dalam pengelolaan ASN, yakni menempatkan orang yang tepat pada jabatan yang tepat serta memberikan kesempatan yang tepat untuk berkembang dan berkontribusi bagi organisasi.(rel)

Posting Komentar

0 Komentar