BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Peran ibu dalam membentuk karakter sekaligus melindungi anak dari berbagai pengaruh negatif menjadi perhatian utama dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang diselenggarakan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Tanah Bumbu. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sekretariat PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Kecamatan Simpang Empat, Kamis (3/9/2026), tersebut mengangkat tema “Peran Ibu dalam Pengasuhan Anak Mencegah Penggunaan Narkoba.”
Tema tersebut dinilai relevan dengan tantangan yang dihadapi keluarga saat ini. Perkembangan teknologi, luasnya pergaulan dan kemudahan akses informasi membuat orang tua dituntut semakin aktif dalam memberikan perhatian, pendampingan, pengawasan serta pendidikan karakter kepada anak.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kesadaran para ibu mengenai pentingnya membangun komunikasi yang terbuka dengan anak, memberikan keteladanan, serta menciptakan lingkungan keluarga yang aman dan nyaman.
Hadir dalam kegiatan tersebut Penasihat GOW Kabupaten Tanah Bumbu Andi Irmayani Rudi Latif, Ketua GOW Kabupaten Tanah Bumbu Hj. Fitriyana Bahsanuddin, jajaran organisasi wanita se-Kabupaten Tanah Bumbu, pengurus dan anggota GOW, tokoh agama, tokoh masyarakat serta para undangan.
Ketua GOW Kabupaten Tanah Bumbu, Hj. Fitriyana Bahsanuddin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi kesempatan untuk mengenang dan meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Menurutnya, nilai kasih sayang, kelembutan, perhatian, kesabaran dan pendidikan akhlak yang dicontohkan Rasulullah SAW sangat relevan untuk diterapkan dalam proses pengasuhan anak.
“Ibu memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk karakter dan masa depan anak. Rumah adalah madrasah pertama, dan ibu menjadi salah satu guru pertama bagi anak-anaknya,” ujarnya.
Ia mengatakan, keluarga merupakan lingkungan pertama tempat anak belajar mengenal nilai, sikap dan perilaku. Karena itu, pembentukan karakter tidak dapat dilepaskan dari bagaimana orang tua memberikan perhatian dan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Di tengah perkembangan zaman, anak juga menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pengaruh lingkungan pergaulan, penggunaan teknologi hingga media sosial. Kondisi tersebut membutuhkan pendampingan orang tua yang dilakukan secara bijak, bukan sekadar melalui pengawasan, tetapi juga dengan membangun hubungan yang dekat dan komunikasi yang terbuka.
Menurut Fitriyana, anak perlu memiliki ruang yang aman untuk menyampaikan cerita, bertanya dan mengungkapkan persoalan yang mereka hadapi.
“Jangan sampai anak merasa lebih nyaman mencari tempat lain ketika menghadapi persoalan dalam hidupnya. Mari kita tanamkan sejak dini nilai-nilai keagamaan, akhlak mulia, kedisiplinan, tanggung jawab, serta keberanian untuk mengatakan tidak terhadap narkoba dan segala bentuk penyalahgunaan zat berbahaya,” pesannya.
Penasihat GOW Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi menjadi momentum yang tepat untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat peran organisasi wanita dalam mendukung ketahanan keluarga dan perlindungan generasi muda.
“Saya sangat mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini. Tema yang diangkat sangat penting dan dekat dengan kehidupan keluarga. Melalui peran ibu yang penuh kasih sayang, perhatian, komunikasi, dan keteladanan, kita dapat bersama-sama membangun benteng bagi anak agar terhindar dari pengaruh negatif dan bahaya narkoba,” ujar Andi Irmayani.
Ia menilai, upaya melindungi anak dari penyalahgunaan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak, melainkan membutuhkan keterlibatan bersama antara keluarga, lingkungan pendidikan, masyarakat dan berbagai organisasi.
Dalam konteks tersebut, organisasi wanita juga memiliki ruang strategis untuk ikut memberikan edukasi kepada keluarga serta mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara sehat.
Andi Irmayani berharap kegiatan keagamaan sekaligus pembinaan keluarga seperti Peringatan Maulid Nabi tersebut dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Tidak hanya mempererat silaturahmi, kegiatan diharapkan mampu memberikan pengetahuan dan penguatan bagi keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan pengasuhan anak.
“Mari kita jadikan momentum Maulid Nabi ini untuk semakin memperkuat kepedulian kita terhadap anak-anak. Mereka adalah generasi penerus yang harus kita jaga, kita didik, dan kita arahkan agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, berprestasi, dan bebas dari narkoba,” tambahnya.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan tausiah yang disampaikan oleh Ustadzah Hj. Mariam. Materi tausiah mengangkat tema yang sejalan dengan kegiatan, yakni “Peran Ibu dalam Pengasuhan Anak Mencegah Penggunaan Narkoba.”
Dalam penyampaiannya, peserta diajak memahami bahwa keluarga memiliki peran fundamental dalam menciptakan lingkungan yang sehat bagi tumbuh kembang anak.
Pengasuhan yang dilandasi kasih sayang, perhatian, pendidikan agama, komunikasi yang baik dan pengawasan orang tua menjadi bagian penting dalam membangun karakter anak sekaligus mencegah mereka terpengaruh berbagai perilaku negatif.
Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW juga menjadi bagian penting yang perlu diterapkan dalam kehidupan keluarga. Sikap sabar, penyayang, jujur, amanah dan penuh perhatian dapat menjadi contoh bagi orang tua dalam mendidik serta mendampingi anak.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar GOW Kabupaten Tanah Bumbu tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, tetapi juga mendorong para ibu untuk semakin aktif menjalankan perannya dalam membangun keluarga yang harmonis dan berkarakter.
GOW Kabupaten Tanah Bumbu juga diharapkan terus mengambil bagian dalam memperkuat ketahanan keluarga melalui kegiatan keagamaan, edukasi dan pemberdayaan perempuan.
Dengan keluarga yang kuat, komunikasi yang sehat serta pengasuhan yang penuh perhatian dan keteladanan, diharapkan tercipta lingkungan yang mampu melindungi anak dari berbagai pengaruh negatif sekaligus mendukung mereka tumbuh menjadi generasi Tanah Bumbu yang sehat, cerdas, berakhlak mulia dan berkualitas.(rel)