Type Here to Get Search Results !

Tingkatkan Daya Saing Produk, IKM Tanbu Didorong Perkuat Kemasan dan Branding

0

BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus mendorong pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) untuk meningkatkan kualitas dan kesiapan usahanya, termasuk dari sisi kemasan, identitas produk, pemenuhan persyaratan halal, hingga tata kelola industri. Upaya tersebut dilakukan melalui Akselerasi Kemasan Industri Kecil Menengah (AKSI KEMAS) yang menjadi bagian dari pembinaan IKM di Kelurahan Pagatan, Kecamatan Kusan Hilir, Selasa (22/9/2026).

Kegiatan tersebut dirangkai dalam Pembinaan IKM, Pengawasan Jaminan Produk Halal serta Pengenalan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS) bagi Pelaku Industri Kecil Menengah Tahun 2026. Sebanyak 20 pelaku IKM mengikuti kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri).

Melalui kegiatan ini, pelaku IKM tidak hanya mendapatkan pembinaan terkait produk yang dihasilkan, tetapi juga diarahkan untuk memperhatikan bagaimana produk tersebut dikemas dan diperkenalkan kepada konsumen.

Kepala Bidang Perindustrian Diskumdagri Tanah Bumbu, Hj. Sri Minarni, S.E., mengatakan AKSI KEMAS merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk membantu pelaku IKM meningkatkan tampilan sekaligus identitas produk.

“Pendampingan ini kita lakukan supaya IKM bisa terus berkembang. Bukan hanya produknya yang diperbaiki, tetapi juga kemasan, label atau branding, sampai persyaratan yang harus dipenuhi,” kata Sri.

Ia menjelaskan, kemasan menjadi salah satu bagian penting yang perlu diperhatikan pelaku usaha karena menjadi bagian yang pertama kali dilihat konsumen. Melalui kemasan yang lebih baik, produk diharapkan memiliki tampilan yang lebih menarik sekaligus identitas yang semakin jelas.

Dalam pelaksanaannya, AKSI KEMAS diarahkan pada perbaikan dan pengembangan kemasan produk IKM. Pelaku usaha didampingi untuk melihat kembali kemasan yang selama ini digunakan, termasuk aspek label dan branding agar produk memiliki ciri khas serta lebih mudah dikenali.

Pembinaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong pelaku IKM agar tidak hanya berorientasi pada proses produksi, tetapi mulai memperhatikan berbagai aspek pendukung yang dapat memperkuat keberlangsungan usaha.

Selain kemasan dan identitas produk, rangkaian kegiatan juga memberikan pembinaan mengenai Jaminan Produk Halal. Pelaku IKM mendapatkan pemahaman mengenai pemenuhan persyaratan serta fasilitasi sertifikasi halal sebagai bagian dari kesiapan produk untuk dipasarkan.

Pemenuhan aspek halal diharapkan dapat memberikan kepastian bagi pelaku usaha dalam memenuhi ketentuan yang berlaku sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.

Peserta juga diperkenalkan dengan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINAS). Pengenalan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada pelaku IKM mengenai sistem informasi industri, termasuk pentingnya data dan pelaporan kegiatan produksi.

Dengan pemahaman tersebut, pelaku IKM diharapkan semakin siap dalam menjalankan usahanya secara lebih tertib dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sri menegaskan, pembinaan IKM tidak berhenti setelah kegiatan dilaksanakan. Diskumdagri akan melakukan monitoring dan tindak lanjut untuk melihat perkembangan usaha peserta setelah mendapatkan pendampingan.

“Kita ingin setelah pembinaan ini ada perkembangan. Karena itu nanti kita lihat lagi bagaimana hasilnya dan apa yang masih perlu ditindaklanjuti,” ujarnya.

Melalui AKSI KEMAS dan rangkaian pembinaan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu terus memperkuat kapasitas pelaku IKM agar mampu meningkatkan kualitas produknya secara bertahap.

Pembinaan yang mencakup kemasan, label, branding, pemenuhan persyaratan halal, hingga pemahaman SIINAS tersebut diharapkan dapat membantu IKM Tanah Bumbu semakin siap mengembangkan usaha dan memperkuat daya saing produk lokal.

Dengan pendampingan yang dilakukan secara berkelanjutan, produk-produk IKM Tanah Bumbu diharapkan tidak hanya memiliki kualitas yang baik, tetapi juga tampil dengan identitas yang kuat serta memenuhi berbagai persyaratan yang dibutuhkan dalam pengembangan usaha.(rel)

Posting Komentar

0 Komentar