BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanah Bumbu menerima kunjungan tim evaluasi TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka mengevaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK, Selasa (6/10/2026), di Sekretariat TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu.
Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk meninjau capaian program, mengevaluasi pelaksanaan kegiatan, serta mengidentifikasi berbagai aspek yang masih perlu ditingkatkan, baik dari sisi administrasi maupun pelaksanaan program pemberdayaan keluarga di tengah masyarakat.
Ketua TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu, Andi Irmayani Rudi Latif, bersama jajaran menyambut kedatangan tim evaluasi TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat datang sekaligus apresiasi dan terima kasih atas kehadiran tim provinsi yang memberikan evaluasi, arahan, serta masukan bagi peningkatan kinerja TP PKK Tanah Bumbu.
Menurut Andi Irmayani, evaluasi merupakan bagian penting dalam memastikan setiap program yang dijalankan dapat terlaksana dengan baik, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa evaluasi tidak semata-mata berorientasi pada penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan bagi seluruh jajaran TP PKK untuk melihat kembali hasil kerja yang telah dicapai, mengenali kekurangan, serta merumuskan langkah perbaikan ke depan.
“Evaluasi ini bukan hanya tentang penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk melihat kembali apa yang sudah kita kerjakan, apa yang masih perlu diperbaiki, dan bagaimana ke depannya kita bisa bekerja lebih baik lagi,” katanya.
Ia mengajak seluruh pengurus dan kader TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai dorongan untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program. Capaian yang telah berjalan baik perlu dipertahankan, sedangkan kekurangan harus menjadi bahan pembelajaran untuk melakukan pembenahan secara berkelanjutan.
Andi Irmayani juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK di Kabupaten Tanah Bumbu yang selama ini telah menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan, semangat, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Menurutnya, peran kader sangat penting dalam menyukseskan program PKK karena mereka berinteraksi langsung dengan keluarga dan lingkungan masyarakat. Oleh sebab itu, peningkatan kapasitas, pemahaman terhadap program, serta ketertiban administrasi perlu terus diperhatikan agar pelaksanaan kegiatan semakin efektif.
“Kalau ada yang kurang, kita perbaiki. Kalau ada yang sudah baik, kita pertahankan. Dan kalau ada yang masih belum dipahami, mari kita tanyakan dan pelajari bersama,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia berharap hasil evaluasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu dalam menyusun langkah perbaikan, meningkatkan kualitas administrasi organisasi, serta mengoptimalkan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK.
Ia menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya dilihat dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya dapat dirasakan oleh keluarga dan masyarakat.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan evaluasi ini, kita semakin termotivasi untuk meningkatkan kualitas program dan administrasi PKK, sehingga 10 Program Pokok PKK benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ucapnya.
Sinergi Lintas Instansi Dukung Keberhasilan Program
Sementara itu, Staf Ahli TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Gusti Muhammad, dalam arahannya menyoroti sejumlah aspek yang mendukung keberhasilan pelaksanaan program PKK. Aspek tersebut meliputi pendanaan, administrasi, pelaksanaan kegiatan, serta penguatan kerja sama dengan berbagai instansi terkait.
Ia menekankan pentingnya membangun sinergi antara TP PKK dan perangkat daerah agar program pemberdayaan keluarga dapat berjalan lebih optimal. Kolaborasi tersebut diperlukan karena sejumlah kegiatan PKK berkaitan erat dengan bidang pendidikan, peningkatan ekonomi masyarakat, pemberdayaan, dan pelayanan sosial.
Dukungan lintas instansi juga diperlukan dalam pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan revitalisasi rumah, perbaikan infrastruktur, serta penanganan bencana. Berbagai upaya tersebut membutuhkan koordinasi yang baik antara pemerintah, TP PKK, dan masyarakat agar pelaksanaannya sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Melalui kerja sama yang terarah, program PKK diharapkan tidak berjalan sendiri, melainkan dapat terintegrasi dengan program pembangunan daerah sehingga memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan keluarga.
Evaluasi ini sekaligus menjadi ruang bagi TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu untuk memperoleh masukan mengenai penguatan tata kelola organisasi, penyempurnaan administrasi, serta peningkatan efektivitas program yang telah dilaksanakan.
TP PKK Kabupaten Tanah Bumbu diharapkan dapat menindaklanjuti hasil evaluasi melalui pembenahan yang berkelanjutan, peningkatan koordinasi, dan penguatan peran kader di setiap tingkatan.
Dengan demikian, pelaksanaan 10 Program Pokok PKK dapat semakin terarah dan mampu mendukung pemberdayaan keluarga, peningkatan kualitas hidup masyarakat, serta terwujudnya kesejahteraan keluarga di Kabupaten Tanah Bumbu. (rel)