Type Here to Get Search Results !

Workshop Bapandung Hadir di Tanah Bumbu, Upaya Merawat Warisan Budaya Banjar

0

BATULICIN, POSKOBatulicin.id – Upaya menjaga dan melestarikan warisan budaya lokal terus dilakukan melalui berbagai kegiatan edukatif dan kebudayaan. Kali ini, Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Indonesia SMA se-Kabupaten Tanah Bumbu berkolaborasi dengan Yayasan Rumah Pena BerAksi menggelar Workshop Bapandung pada 7–8 November 2026 di Gedung Aksi Merah Putih, Kapet, Kabupaten Tanah Bumbu.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Bulan Bahasa tersebut mengusung tema “Menjaga Akar, Merawat Rasa”. Tema ini mencerminkan semangat untuk mempertahankan identitas budaya daerah sekaligus mengenalkan kembali tradisi lisan kepada generasi muda agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Workshop ini akan menghadirkan Andin Riza Akhmad Fahlipi, AG, sebagai pamandungan atau penutur bapandung yang akan memberikan pemahaman sekaligus pengalaman langsung kepada peserta mengenai tradisi bapandung.

Ketua Pelaksana, Rendy Vukalus, mengatakan bahwa kegiatan tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam menjaga keberlanjutan tradisi lisan, khususnya bapandung yang merupakan bagian dari kekayaan budaya masyarakat Banjar.

Menurutnya, warisan budaya tidak cukup hanya dikenang sebagai bagian dari sejarah atau peninggalan generasi terdahulu. Namun, perlu ada upaya untuk mempelajari, memahami, mempraktikkan, dan memperkenalkannya kembali kepada masyarakat, terutama generasi muda.

“Melalui workshop ini, kami ingin membuka ruang agar tradisi tersebut bisa dipelajari lebih dekat, dirawat bersama, dan terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kolaborasi antara MGMP Bahasa Indonesia SMA se-Tanah Bumbu dan Yayasan Rumah Pena BerAksi merupakan upaya mempertemukan dunia pendidikan dengan komunitas literasi serta kebudayaan.

Melalui sinergi tersebut, tradisi lokal diharapkan tidak hanya dikenal dalam lingkungan masyarakat adat atau komunitas budaya, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pembelajaran dan pengembangan wawasan kebudayaan di lingkungan pendidikan.

Keterlibatan para guru Bahasa Indonesia juga diharapkan dapat membuka peluang pengenalan tradisi lisan kepada peserta didik melalui pendekatan pembelajaran yang lebih kontekstual dan dekat dengan kehidupan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Rumah Pena, Andrianto Mokodompit, menyambut baik kolaborasi bersama MGMP Bahasa Indonesia SMA se-Tanah Bumbu dalam penyelenggaraan workshop tersebut.

Ia berharap kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif terhadap pelestarian budaya daerah, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga warisan tradisi lisan sebagai bagian dari identitas dan kekayaan budaya Banjar.

“Semoga bapandung dapat terus hidup sebagai bagian dari kekayaan tradisi lisan Banjar, tidak hanya melalui ingatan dan cerita generasi terdahulu, tetapi juga melalui proses belajar dan pewarisan budaya yang berkelanjutan,” ucapnya.

Workshop Bapandung ini terbuka secara gratis bagi guru, perwakilan instansi, praktisi budaya, serta masyarakat umum yang memiliki ketertarikan terhadap tradisi lisan dan kebudayaan daerah.

Panitia menyediakan kuota terbatas sebanyak 50 peserta. Untuk menjaga pemerataan kesempatan, setiap sekolah atau instansi dapat mengirimkan maksimal dua orang perwakilan.

Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui tautan berikut:

\*\*[https://forms.gle/tkByUuC2nwmeitW58\*\*](https://forms.gle/tkByUuC2nwmeitW58**?utm_source=chatgpt.com)

Sementara itu, informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan pendaftaran dapat diperoleh dengan menghubungi Arif Rachman melalui WhatsApp di nomor +62 852-4770-6777.

Melalui penyelenggaraan Workshop Bapandung ini, diharapkan semakin banyak masyarakat, khususnya kalangan pendidik dan generasi muda, yang mengenal serta memahami tradisi lisan Banjar. Selain menjadi ruang belajar bersama, kegiatan ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya menjaga identitas budaya daerah agar tetap lestari dan dapat diwariskan kepada generasi mendatang. (rel)

Posting Komentar

0 Komentar